Tuesday, April 28, 2015

Sebuah Bintang


Sebuah Bintang
oleh: Raniansyah

[I]nilah yang kumaksud sebuah bintang
[K]abut hitam melambai santai biarkannya bersinar
[A]ngin-angin berhembus merdu nyanyikan lagu cinta

[S]ajak apalagi yang mampu kuungkap
[M]aka saksikan dan bersaksilah atas romantisme malam
[A]ndai kau temukan luka di sudutnya
[D]iam dan mulailah mengobati
[A]lirkan, alirkan setiap yang harusnya mengalir

[P]intaku tak banyak...
[A]ku hanya ingin kita terus bersama
[N]anti ketika kita tua, ingatlah cerita yang pernah kita titip
[G]unung bagiku tak begitu tinggi untuk kita daki
[K]apal-kapal besar diciptakan untuk kita berlayar di laut yang tak begitu luas
[E]ngkau pasti mengerti maksudku, kau selalu memahamiku
[P]ulanglah, lihatlah kembali bintang di balik jendela kamarmu. kita di bawah sinar yang sama


Makassar, 28 April 2015

Ditulis sebagai Persembahan untuk IKA SMAN 2 PANGKAJENE..
HAPPY ANNIVERSARY 3. Jayalah bersama selalu like emoticon

Related Posts:

  • Puisi: Kekasih Hati oleh: Raniansyah Ini sebingkai cerita tentang kekasih hati aku masih rajin memperhatikanmu dari jauh menatapmu begitu dalam di belakangmu membaca kata demi kata yang kau bagi lalu mendalami setiap like dan komentarnya aku … Read More
  • Puisi: Ingin Lupalupalupalupa Ingin Lupalupalupalupa karya : Raniansyah Ingin Lupalupalupalupa bukan palupalupalupalu yang hanya gores darah disetiap jejakku Aku benci mengingat ingatan hanya membawaku dalam luka aku takut mengingat ingatan hanya hany… Read More
  • Puisi: Serpihan Kenangan karya: Raniansyah Dia datang menyambut biru langitmu lalu datang lagi di langit putihmu terus datang hingga jingga langit barat langit menghitam pun ia tak kunjung pergi terjaga bersama hingga larut dan terlarut dalam sa… Read More
  • Puisi: Definisi Cinta oleh: Raniansyah Cinta adalah keseimbangan kala das solen dan das sein bergenggaman di persimpangan tak terhingga arah cinta adalah nyanyian takdir nada rancu tak bermelodi yang menurutmu indah suara rumpang yang kau denga… Read More
  • Puisi: Bait-Bait Galau karya: Raniansyah Dia datang menyambut biru langitmu lalu datang lagi di langit putihmu terus datang hingga jingga langit barat langit menghitam pun ia tak kunjung pergi terjaga bersama hingga larut dan terlarut dalam sa… Read More
Comments
0 Comments

0 comments:

 
e
m
o
c
l
e
W