Polisi Bukan Rambo atau Polisi Memang Rambo ?? Sepertinya anarkisme tidak akan pernah hilang di negeri yang katanya merdeka ini, perilaku nippon-nippon Belanda sepertinya masih ada dan diwariskan hingga sekarang, pasalnya aku sangat kaget menyaksikan berita dengan judul “Polisi Bukan Rambo“ di salah satu stasiun TV di Indonesia. Yah..peristiwa itu terjadi di Bima Nusa Tenggara Barat, dalam rekaman video yang disiarkan terlihat para aparat keamanan yang mencoba membubarkan massa yang memblokade pelabuhan menggunakan aksi kekerasan (anarkisme)...
Monday, December 19, 2011
Esaiku, bagian 1
7:20 AM
ESAI
Solidaritas Sebenarnya Mengajarkan Apa ???Ujian semester merupakan hal yang cukup menakutkan bagi sebagian pelajar, betapa tidak ?? ujian merupakan ukuran keberhasilan belajar selama 1 semester, namun apakah sepenuhnya itu menjadi ukuran keberhasilan ?? jawabannya ‘TIDAK’ jika hasil ujian itu tidak halal, timbul pertanyaan, bagaimana hasil ujian bisa menjadi tidak halal ? yah penyebabnya banyak, mungkin karena soal yang bocor atau mungkin menyontek dan memberi contekan saat ulangan. Sehari sebelum ujian semester 1 tahun 2011 handphoneku berdering,...
Monday, December 12, 2011
MY ESAI
1:36 AM
ESAI
Taman Musafir Tanpa Cagar, kini jadi Taman-mu Kafir Senin, 12 Desember 2011, aku lewat di salah satu ikon kabupaten Pangkep di Pusat kota yaitu Taman Musafir, maklum setiap hari aku melalui taman itu karena merupakan jalur menuju sekolahku di SMAN 2 Pangkajene. Taman Musafir dibangun pada masa Pemerintahan bapak bupati Pangkep Alm. Syafruddin Nur(2004-2009). Di masa pemerintahan beliau banyak sekali kemajuan di kab.Pangkep, beliau benar-benar mewujudkan Pangkep yang maju, mandiri dan religius....
Saturday, December 3, 2011
My Esai
4:26 PM
ESAI

ANAK ANAK SULSEL
Anak Indonesia Dari Tanah Sul-Sel Pagi itu rabu, 30 november 2011 aku dan beberapa orang teman berangkat dari kampung halaman tercinta ‘pangkep’ menuju ke kota Makassar dengan tujuan menghadiri kongres anak Sulawesi-Selatan mewakili kabupaten Pangkep, sekitar kurang lebih sejam kami dalam perjalanan, akhirnya kami sampai di sebuah hotel bernama Mercure, bangunannya cukup megah....